SKCK Asli atau Fotokopi untuk Lamaran Kerja? Saat melamar pekerjaan, salah satu dokumen yang terkadang di minta oleh perusahaan adalah Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Dokumen ini di gunakan sebagai salah satu persyaratan administrasi untuk mengetahui catatan kepolisian seseorang. Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering di tanyakan oleh pencari kerja, yaitu SKCK asli atau fotokopi untuk lamaran kerja?
Pada dasarnya, kebutuhan SKCK asli atau fotokopi bergantung pada ketentuan perusahaan atau instansi yang membuka lowongan pekerjaan. Oleh karena itu, pelamar sebaiknya memperhatikan informasi persyaratan yang tercantum dalam pengumuman lowongan atau menanyakan langsung kepada bagian HRD.
Apakah Lamaran Kerja Harus Menggunakan SKCK Asli?
Tidak semua lamaran kerja mengharuskan pelamar menyerahkan SKCK asli. Dalam proses seleksi administrasi, perusahaan sering kali cukup meminta fotokopi SKCK sebagai dokumen pelengkap. SKCK asli kemudian dapat di tunjukkan apabila perusahaan membutuhkan verifikasi terhadap dokumen yang di serahkan.
Jika dalam persyaratan tertulis secara jelas bahwa pelamar harus menyerahkan SKCK asli, maka pelamar perlu mengikuti ketentuan tersebut. Jangan menyerahkan dokumen asli apabila perusahaan hanya meminta fotokopi, terutama jika dokumen tersebut masih di perlukan untuk keperluan administrasi lainnya.
Kapan Fotokopi SKCK Di gunakan untuk Lamaran Kerja?
Fotokopi SKCK umumnya di gunakan ketika perusahaan hanya membutuhkan bukti bahwa pelamar telah memiliki SKCK yang masih berlaku. Fotokopi juga lebih praktis karena dokumen asli tetap dapat di simpan oleh pelamar.
Sebaiknya fotokopi di buat dari SKCK yang masih berlaku dan memiliki informasi yang jelas. Pastikan nama, nomor SKCK, tanggal penerbitan, masa berlaku, serta data lainnya dapat terbaca dengan baik. Jika perusahaan meminta fotokopi yang di legalisir, pelamar juga perlu mengikuti ketentuan legalisasi yang di tetapkan oleh pihak yang meminta dokumen.
Apakah SKCK Asli Perlu Di bawa Saat Melamar Kerja?
Meskipun perusahaan hanya meminta fotokopi, membawa SKCK asli saat proses administrasi atau wawancara dapat menjadi langkah yang praktis. Dokumen asli dapat di gunakan apabila petugas HRD ingin mencocokkan fotokopi dengan dokumen sumber.
Namun, membawa dokumen asli tidak berarti harus menyerahkannya kepada perusahaan. Pelamar dapat menunjukkan SKCK asli untuk verifikasi dan tetap menyimpannya setelah proses pemeriksaan selesai, kecuali perusahaan memang secara resmi meminta dokumen tersebut untuk di serahkan.
Perhatikan Masa Berlaku SKCK
Hal lain yang perlu di perhatikan adalah masa berlaku SKCK. Untuk keperluan lamaran kerja, sebaiknya gunakan SKCK yang masih berlaku dan sesuai dengan ketentuan perusahaan.
Jika lowongan pekerjaan mencantumkan batas waktu penerbitan SKCK, misalnya SKCK yang di terbitkan dalam periode tertentu, pelamar harus mengikuti persyaratan tersebut meskipun SKCK yang di miliki secara umum masih memiliki masa berlaku.
Karena setiap perusahaan dapat menetapkan persyaratan administrasi yang berbeda, jangan hanya berpatokan pada masa berlaku SKCK. Periksa juga apakah perusahaan meminta SKCK asli, fotokopi, fotokopi legalisir, atau bentuk dokumen tertentu.
Bagaimana Jika Perusahaan Meminta SKCK Asli?
Jika perusahaan secara khusus meminta SKCK asli, pelamar dapat menyiapkan dokumen tersebut sesuai kebutuhan. Sebelum menyerahkan dokumen asli, pastikan permintaan tersebut memang merupakan bagian dari proses administrasi perusahaan.
Untuk keamanan, pelamar sebaiknya menyimpan salinan SKCK terlebih dahulu. Salinan tersebut dapat berguna apabila SKCK kembali di perlukan untuk melamar pekerjaan di tempat lain atau untuk kebutuhan administrasi lainnya.
Tips Menyiapkan SKCK untuk Lamaran Kerja
Sebelum mengirimkan berkas lamaran, periksa kembali persyaratan yang di berikan perusahaan. Pastikan SKCK masih berlaku, data pribadi sesuai dengan dokumen identitas, dan hasil fotokopinya terbaca dengan jelas.
Jika perusahaan tidak menjelaskan apakah SKCK yang di minta harus asli atau fotokopi, pelamar dapat menghubungi HRD untuk mendapatkan kepastian. Cara ini lebih aman daripada menyerahkan dokumen yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Pelamar juga sebaiknya tidak menyerahkan SKCK asli kepada pihak yang tidak jelas atau tidak berkaitan dengan proses rekrutmen. Simpan dokumen asli dengan baik dan serahkan hanya apabila memang di perlukan.
Konsultasikan Via WhatsAPPArtikel Terkait:
Untuk memperdalam informasi SKCK Asli atau Fotokopi untuk Lamaran Kerja?, baca juga:
- Cara Legalisir Fotokopi SKCK untuk Persyaratan Administrasi
- Legalisir SKCK Bisa Dilakukan di Mana?
- Berapa Lama Legalisir SKCK Bisa Selesai?
- Apakah Legalisir SKCK Bisa Diwakilkan Orang Lain?
- Berapa Lembar SKCK yang Sebaiknya Dilegalisir?
- Apakah Perusahaan Menahan SKCK Asli Saat Melamar Kerja?
- Cara Memperbanyak SKCK untuk Beberapa Lamaran Pekerjaan
- Pas Foto SKCK Warna Apa? Cek Ketentuan Terbarunya
- Ukuran Foto SKCK Berapa? Panduan Menyiapkan Pas Foto
- Background Foto SKCK Merah atau Biru? Ini Ketentuannya
- Apakah Foto SKCK Boleh Pakai Kacamata?